Selasa, 11 Februari 2014

Dijadikan Musuh, China Cekal "Game" Perang



Pihak militer China dilaporkan merasa keberatan pada Battlefield 4 karena pihaknya digambarkan sebagai tokoh antagonis. Hal tersebut dipublikasikan melalui harian lokal Zhongguo Guofangbao. China menuduh game tersebut adalah perang kebudayaan yang mendiskreditkan China.
Diberitakan Digital Trends, Sabtu (28/12/2013), Pemerintah China telah secara resmi mencekal Battlefield 4 untuk beredar di negara tersebut. Game tersebut dikatakan telah membahayakan keamanan nasional.
Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Kebudayaan China, game tersebut dilarang karena selain membahayakan keamanan nasional, juga merupakan serangan agresif terhadap kebudayaan China.
Pemerintah China juga meminta agar semua hal yang berkaitan dengan Battlefield 4, seperti download, raiders, patches, dan sebagainya juga dihapus.

Amazing Cupid, "Pengganti" Flappy Bird dari Jakarta


Setelah game Flappy Bird ditarik dari toko aplikasi Apple App Store dan Google Play Store, banyak bermunculan game serupa dengan menawarkan sensasi bermain yang sulit, tetapi membuat candu dan emosi.

Pengembang game Touchten asal Jakarta, membuat game tribute untuk Flappy Bird yang telah mendapat izin dari pembuatnya, Dong Nguyen dari Hanoi, Vietnam. Game baru itu diberi nama Amazing Cupid yang kini hanya tersedia untuk perangkat Android. Sementara Amazing Cupid untuk iOS akan datang dalam waktu dekat, kata CEO Touchten Anton Soeharyo.

Mereka juga membuat Amazing Cupid versi bahasa Indonesia untuk Android, yang memperlihatkan "kejutekan" si Cupid. Touchten mengaku membuat Amazing Cupid hanya untuk bersenang-senang dan sebagai proyek sampingan pada momentum Valentine.

Inilah Wajah Bumi Kita bila Dilihat dari Mars

KOMPAS.com — Wahana antariksa Curiosity menangkap citra Bumi dan Bulan dari Mars. Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mem-posting-nya lewat akun Twitter wahana itu, Kamis (6/2/2014).

"Lihatlah kembali dalam kekaguman. Foto Bumi pertama saya dari permukaan Mars," demikian tweet wahana itu dari Indonesia.

Curiosity memotret wajah Bumi dan Bulan dari Mars itu delapan hari sebelum dirilis lewat Twitter. Wahana seberat 1 ton itu menggunakan instrumen Mastcam untuk memotret Bumi dan Bulan 80 menit setelah Matahari tenggelam.